October 4, 2012 in Uncategorized

Tugas 3

kelompok A ( Rosiana Larasati – 0610u026 , Sartika Sitanggang – 0610u033 , Arie Achari – 0610u056)

1. Multiprogramming

Multiprogramming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu. Untuk meningkatkan keseluruhan kemampuan dari sistem komputer, para developer memperkenalkan konsep multiprogramming. Dengan multiprogramming, beberapa tugas disimpan dalam memori dalam satu waktu; CPU digunakan secara bergantian sehingga menambah utilisasi CPU dan mengurangi total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Sistem operasi berbasis multi-program dilakukan pada tahun 1960an. Beberapa program yang berlainan di dalam batch di-load ke memori komputer, dan program yang pertama akan dijalankan. Saat program tersebut mencapai instruksi untuk menunggu akses ke peripheral, konteks dari program ini disimpan, dan program berikutnya di memori mulai dijalankan. Proses ini berulang terus sampai semua program selesai dijalankan.

Multi-program tidak memberi garansi bahwa program-program akan berjalan bersamaan. Bisa saja program pertama yang dijalankan tidak membutuhkan akses ke peripheral sehingga program tersebut berjalan terus berjam-jam. Namun demikian multiprogramming cukup mengurangi waktu user untuk menunggu karena user tinggal memasukan sederetan program ke komputer dan kembali beberapa jam kemudian untuk melihat hasilnya.

  • Contoh : Primary Control Program (PCP) pada OS/360 versi awal menggunakan sistem multiprogramming seperti yang disebut barusan, namun kemudian diganti pada tahun berikutnya oleh MFT dengan sistem multi-program yang membatasi waktu proses bagi CPU sebelum mengganti dengan proses lainnya.

2. Multiprocessing

Multiprocessing adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang merujuk kepada kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan dua CPU atau lebih dalam sebuah sistem komputer. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
Multiprocessing juga kadang merujuk kepada kemampuan eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diimplementasikan dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali.
3. Distributed Processing / Computing
Pemrosesan Terdistribusi/ Distributed Processing atau distributed computing system adalah sekumpulan peralatan pemrosesan yang saling terhubung melalui jaringan computer dan saling bekerjasama untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu.

Dimana yang dimaksud dengan pemrosesan disini adalah peralatan komputasi yang dapat mengeksekusi sendiri sebuah program.

Pemrosesan terdistribusi berkembang karena kebutuhan untuk dapat memecahkan masalah yang besar dan kompleks dengan menggunakan berbagai macam aturan devide and conquer. Alasan lain yang mendasar adalah struktur organisasi yang berubah menjadi terdistribusi.
Jadi keuntungan mengunakan pemrosesan terdistribusi adalah dapat mempermudah pemrosesan yang terjadi dalam basisdata karena pemrosesan terdistribusi merupakan pemrosesan yang saling terhubung satu sama lain melalui jaringan.
Karena perkembangan pemrosesan terdistribusi inilah maka kemudian berkembang Distributed Database System yang diharapkan akan dapat mendukung pemrosesan terdistribusi.

sumber :

http://campusblue.blogspot.com/2011/10/pengertian-multiprogramming.html

http://lukmansiregar.blog.ugm.ac.id/2010/09/21/perbedaan-istilah-multiprogramming-multiprocessing-multitasking-timesharing/

http://blog.ugm.ac.id/2010/09/22/multiprogramming-multiprocessing-multitasking-timesharing-2-2/

Print Friendly

Tugas 2 Sistem Operasi (0610u026, 0610u033, 0610u056)

September 30, 2012 in Uncategorized

 

Struktur Sistem Operasi

 

1. Deskripsi

Sebuah sistem yang besar dan kompleks seperti sistem operasi modern harus diatur dengan cara membagi task kedalam komponen-komponen kecil agar dapat berfungsi dengan baik dan mudah.
Bila sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Brikut ini adalah Struktur Sistem Operasi:

  • Struktur Sederhana
  • Sistem Berlapis (layered system)
  • Kernel Mikro
  • Modular (Modules)
  • Mesin Maya ( Virtual Machine )
  • Client-Server Model
  • Sistem Berorientasi Objek

2. Karakteristik

Selama beberapa tahun, telah terjadi evolusi gradual struktur dan kemampuan sistem operasi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir ini sejumlah elemen-elemen rancangan yang baru telah diperkenalkan baik ke dalam sistem operasi yang baru maupun versi baru sistem operasi yang telah ada untuk membuat perubahan besar dalam sifat sistem operasi. Salah satu di antara driver hardware yang penting adalah mesin multiprosesor, yang kecepatannya sangat meningkat, penyambungan jaringan kerja yang berkecepatan tinggi, dan peningkatan ukuran bermacam-macam perangkat penyimpan memori. Di bidang aplikasi, aplikasi multimedia, akses internet dan web, dan komputasi client/server telah memberikan pengaruhnya terhadap rancangan sistem operasi.
Kecepatan perubahan dalam kebutuhan akan sistem operasi tidak hanya memerlukan modifikasi atau perbaikan arsitektur yang telah ada saja, namun cara-cara baru dalam mengorganisasikan sistem operasi. Berbagai pendekatan dan elemen rancangan telah dicoba baik pada sistem operasi eksperimental maupun sistem operasi komersial. Namun pendekatan dan elemen rancangan itu pada dasarnya dapat digolongkan menjadi:
• Arsitektur microkernel
• Multithreading
• Multiprocessing simetris
• Sistem operasi terdistribusi
• Rancangan berorientasi objek
Sampai saat ini, sebagian besar sistem operasi berfeature kernel monolitik berukuran besar. Umumnya apa yang dianggap sebagai fungsionalitas sistem operasi disediakan dalam kernel-kernel yang besar ini, termasuk di dalamnya penjadwalan, sistem file, jaringan kerja, driver-driver perangkat, manajemen memori, dan lain-lain. Layanan OS lainnya disediakan oleh proses, kadang-kadang disebut server, yang beroperasi pada mode pengguna dan diperlukan seperti aplikasi lainnya oleh microkernel. Pendekatan microkernel menyederhanakan implementasi, memberikan fleksibilitas, dan sangat cocok untuk lingkungan terdistribusi. Pada dasarnya, microkernel berinteraksi dengan proses server local dan jauh (remote) dengan cara yang sama, yang memberikan fasilitas pembentukan sistem terdistribusi.
Inovasi yang terbaru dalam rancangan sistem operasi adalah pemakaian teknologi berorientasi objek. Rancangan berorientasi objek memberikan disiplin ke proses tentang penambahan pengembangan modular ke kernel yang kecil. Pada tingkat sistem operasi, struktur berbasis objek memungkinkan pemrogram untuk menyesuaikan sistem operasi tanpa menganggu integritas sistem. Orientasi objek juga memudahkan pembuatan tool terdistribusi dan sistem operasi terdistribusi sangat besar.

3. Contoh sistem operasi

Windows 2000

W2K dikembangkan oleh Microsoft pertama kali untuk komputer pribadi IBM, dan direferensikan sebagai MS-DOS atau PC-DOS. Versi awal, DOS 1.0, diterbitkan pada Agustus 1981. DOS ini terdiri dari 4000 baris kode sumber bahasa assembler dan beroperasi pada 8 kilobytememori yang menggunakan mikroprosesor Intel 8086.
Pada 2000, Microsoft memperkenalkan upgrade besar-besar berikutnya, yaitu Windows 2000 dengan arsitektur executive dan microkernel yang pada dasarnya sama seperti pada NT 4.0, namun telah ditambahkan feature baru. Penekanan dalam W2K adalah penambahan layanan dan fungsi unutk mendukung pengolahan terdistribusi. Elemen sentral feature baru W2K adalah Active direktori, yang merupakan suatu layanan direktori terdistribusi yang mampu memetakan nama sembarang objek menjadi suatu bentuk informasi tentang objek yang bersangkutan.
Seperti semua sistem operasi, W2k memisahkan software yang berorientasi aplikasi dengan software sistem operasi. Berikutnya, dengan memasukkan driver device microkernel, dan abstraksi dari lapisan hardware berjlan dalam mode kernel. Software model kernel mengakses sistem data dank e hardware. Software sisia, berjalan da;lam model user, memiliki akses terbatas ke sistem data.
Salah satu tujuan rancangan W2K adalah portabilitas-yaitu dapat bekerja tidak hanya pada mesin-mesin intel saja, namun juga pada bermacam-macam platform hardware. Untuk mencapai tujuan ini, W2K executive melihat hardware sebagai sesuatu yang sama, dengan menggunakan struktur yang berlapis.
W2K sangat mengandalkan konsep rancangan berorientasi objek. Pendekatan ini memberikan kemudahan penggunaan bersama sumber daya dan data oleh proses dan proteksi sumber daya dari akses yang tidak berhak. W2K bukanlah sistem operasi yang sepenuhnya berorientasi objek akan tetapi W2K menjelaskan kekuatan teknologi berorientasi objek dan mewakili adanya peningkatan kecenderungan kearah teknologi ini di dalam rancangan sistem operasi.

4. Keuntungan
Banyak orang menggunakan sistem operasi, terutama sistem operasi Windows sehingga banyak perusahan membuat aplikasinya menggunakan dasar Windows. Ada beberapa aplikasi yang hanya ada di Windows dan tidak di OS yang lainnya. Bahkan beberapa aplikasi vital dunia kerja. Karena systemnya sudah dishare untuk bisa dikembangkan, maka semakin mudah siapa saja membuat software untuk dijalankan di Mircosoft Windows. Terutama dunia usaha yang membutuhkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Seperti yang telah disebutkan, Windows adalah sistem operasi yang user-friendly.Tampilannya begitu bersahabat bagi para pengguna. Selain itu, dukungan hardware yang lengkap, banyaknya aplikasi yang diperuntukkan bagi platform Windows semakin melengkapi nilai tambahnya.

5. Kekurangan

Sistem operasi windows adalah sistem operasi yang rentan akan penyakit. Windows mudah sekali tertular virus. Namun, masalah ini dapat diatasi dengan adanya vendor-vendor software yang merilis antivirus bagi Windows. Sebut saja Norton dan AVG. Meski
demikian, perkembangan virus komputer terus berlanjut layaknya
virus-virus di dunia nyata. Mereka semakin banyak dan ganas. Siap kapan saja menginfeksi komputer Windows.

6. Gambaran penerapan

Pada penerapannya, software tentu menjadi satu hal yang tidak asing di kalangan masyarakat, khususnya yang bergelut dan senantiasa berinteraksi dengan komputer. Karena pada dasarnya setiap orang yang menggunakan komputer, pasti membutuhkan software dalam menjalankan komputernya, baik itu OS atau pun Software aplikasi.
Dewasa ini, OS yang sangat akrab dengan masyarakat pengguna computer (user) adalah windows. Karena windows lebih mudah di gunakan dan cukup mudah di dapat. Meskipun kebanyakan orang di indonesia menggunakan windows yang tidak original (bajakan). Alasannya sederhana, karena OS windows bajakan jauh lebih murah, mudah di dapat, dan tidak memerlukan registrasi yang berbelit Karena kita mengetahui, bahwa OS Windows yang asli harganya bisa mencapai jutaan rupiah hanya bisa di jangkau oleh perusahaan-perusahaan besar yang membiutuhkan software berbasis windows dalam menjalankan bisnisnya. Dan tidak sanggup di jangkau oleh masyarakat Indonesia yang daya belinya masih sangat minim. Di samping itu dalam jangka waktu tertentu pengguna windows original harus melakukan registrasi, yang tentu di anggap merepotkan.
Software OS Windows lebih banyak di gunakan juga karena penggunaannya yang praktis, sehingga siapapun orangnya bisa menggunakan komputer yang berbasis windows. Bahkan siswa Sekolah Dasar sekalipun sudah bisa mengoperasikan komputer berbasis windows.
Sedangkan OS lainnya yang berbasis UNIX, misalnya saja linux. Lebih sulit di gunakan (kurang familiar) di kalangan masyarakat. Dan umumnya di gunakan oleh programmer. Dan orang-orang yang berkecimpung di bidang IT. Dengan alasan kebal terhadap virus, OS open source, tidak memakan memory yang besar. Dlsbg.

sumber :

http://muchad.com/gambaran-umum-sistem-operasi.html

http://depemaginting.wordpress.com/2011/03/24/struktur-sistem-operasi/

http://arjunabancak.blogspot.com/2011/04/sistem-operasi-program-aplikasi-dan.html

http://anjartkj2.blogspot.com/2009/01/kelebihan-dan-kekurangan-sistem-operasi.html

http://liza-amie.blogspot.com/2009/01/kelebihan-dan-kekurangan-sistem-operasi.html

Print Friendly

apa perbedaan SISTEM OPERASI dan PLATFORM ?

September 27, 2012 in Uncategorized

Sistem Operasi
Sistem Operasi merupakan sebagai alat untuk mempermudah penggunaan komputer.Dalam hal ini Sistem Operasi seharusnya dirancang dengan mengutamakan kemudahan penggunaan, dibandingkan mengutamakan kinerja ataupun utilisasi sumber-daya. Sebaliknya dalam lingkungan berpengguna-banyak (multi-user), Sistem Operasi dapat dipandang sebagai alat untuk memaksimalkan penggunaan sumber-daya komputer.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

- Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
- Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
- Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
- Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
- Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.

PLATFORM

Lintas platform adalah istilah dalam teknologi informasi mengenai sebuah perangkat lunak (software) yang dapat digunakan di beberapa sistem operasi yang berbeda (Microsoft Windows, Linux, Mac OS, BSD dan lain sebagainya). Umumnya perangkat lunak yang memiliki kemampuan lintas platform adalah perangkat lunak bebas.
Contoh perangkat lunak yang memiliki kemampuan lintas platform ini antara lain: Apache HTTP Server, MySQL, PHP, dll

platform dalam konteks teknologi adalah sebuah hardware/software yang berkesesuaian dengan perangkat tertentu. misalnya sebuah software yg dimiliki platform nokia, berarti software tersebut hanya bisa diinstal di perangkat nokia.

Ada juga istilah komputer yang menggambarkan satu lingkungan kerja, baik hardware maupun software, yang memungkinkan software untuk berjalan didalamnya.Platform meliputi arsitektur komputer, sistem operasi atau bahasa pemrograman dan runtime library yang dimilikinya.

Kesimpulan :
Jadi perbedaan antara sistem operasi dan platform yaitu Platform merupakan sebuah hardware apa yang sedang software jalankan, sedangkan Sistem Operasi merupakan apa yang hardware butuhkan sehingga bisa beroperasi. Dan Platform merupakan bagian dari Sistem Operasi, tetapi Sistem Operasi yang berpengaruh dan paling berperan dalam sistem komputer.

sumber:

http://jejakjari007.blogspot.com/2008/09/kumpul-kumpul-makalah.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

http://fitraexact.blogspot.com/2012/09/perbedaan-platform-dengan-sistem.html

Print Friendly

Tugas Kewirausahaan – Business Plan :)

May 5, 2012 in Uncategorized

Print Friendly

Tugas Pengantar Multimedia

April 16, 2012 in Uncategorized

Kompresi Data adalah salah satu subyek di bidang teknologi informasi yang saat ini telah diterapkan secara luas . Adapun definisi kompresi data dalam ilmu komputer adalah sebuah cara untuk memadatakan data sehingga hanya memerlukan ruangan penyimpanan lebih kecil sehingga lebih efisien dalam menyimpannya atau mempersingkat waktu pertukaran data tersebut.

 

Format file kompresi data. Untuk mengkompres data, ada beberapa format file yang digunakan seperti bzip2 (.bz2), gzip (.gz), lzma (.lzma), lzo (.lzo), pack (.z), compress (.Z). Perbedaan masing-masing format kompresi ini adalah algoritma yang digunakan. Seperti bzip2 yang menggunakan Burrows-Wheeler transform diikuti dengan move-to-front transform dan terakhir Huffman coding. Format gzip yang menggunakan algoritma DEFLATE untuk kompresi data, lzma menggunakan algoritma 7-zip, lzo menggunakan algoritma LZO. Beberapa dari format kompresi data ini digunakan bersama-sama ketika meng-archive file. Seperti Tape Archiver (.tar) yang digunakan bersama bzip2 (ekstensi file menjadi .tar.bz2), gzip (ekstensi file menjadi .tar.gz) atau compress (ekstensi file menjadi .tar.Z).

Kompresi data pada multimedia begitu dibutuhkan karena multimedia menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu ([tool]) dan koneksi ([link]) sehingga pengguna dapat ber-([navigasi]), berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Karena itu multimedia memiliki ukuran file yang sangat besar, bias mencapai ber mega-mega byte . Maka dari itu kompresi begitu dibutuhkan multimedia karena berfungsi untuk mengecilkan ukuran file multimedia tersebut.

 

 

 

Jenis Kompresi Data Berdasarkan Mode Penerimaan Data oleh Manusia

  • Dialoque Mode: yaitu proses penerimaan data dimana pengirim dan penerima seakan berdialog (real time), seperti pada contoh video conference.  Dimana kompresi data harus berada dalam batas penglihatan dan pendengaran manusia. Waktu tunda (delay) tidak boleh lebih dari 150 ms, dimana 50 ms untuk proses kompresi dan dekompresi, 100 ms mentransmisikan data dalam jaringan

 

  •  Retrieval Mode: yaitu proses penerimaan data tidak dilakukan secara real time.
    Dapat dilakukan fast forward dan fast rewind di client , Dapat dilakukan random access terhadap data dan dapat bersifat interaktif.

 

Jenis Kompresi Data Berdasarkan Output

  • Lossy Compression
    o Teknik kompresi dimana data hasil dekompresi tidak sama dengan data sebelum kompresi namun sudah “cukup” untuk digunakan. Contoh: Mp3, streaming media, JPEG, MPEG, dan WMA.
    o Kelebihan: ukuran file lebih kecil dibanding loseless namun masih tetap memenuhi syarat untuk digunakan.
    o Biasanya teknik ini membuang bagian-bagian data yang sebenarnya tidak begitu berguna, tidak begitu dirasakan, tidak begitu dilihat oleh manusia sehingga manusia masih beranggapan bahwa data tersebut masih bisa digunakan walaupun sudah dikompresi.
    o Misal terdapat image asli berukuran 12,249 bytes, kemudian dilakukan kompresi dengan JPEG kualitas 30 dan berukuran 1,869 bytes berarti image tersebut 85% lebih kecil dan ratio kompresi 15%.
  • Loseless
    o Teknik kompresi dimana data hasil kompresi dapat didekompres lagi dan hasilnya tepat sama seperti data sebelum proses kompresi.
    Contoh aplikasi: ZIP, RAR, GZIP, 7-Zip
    o Teknik ini digunakan jika dibutuhkan data setelah dikompresi harus dapat diekstrak/dekompres lagi tepat sama.
    Contoh pada data teks, data program/biner, beberapa image seperti GIF dan PNG.
    o Kadangkala ada data-data yang setelah dikompresi dengan teknik ini ukurannya menjadi lebih besar atau sama.

 

 

1. Kompresi Data pada Teks

 

Dekompresi

Proses dekompresi mengembalikan file kompresi menjadi teks awal. Hasil dekompresi tergantung dari sifat kompresi yang digunakan, yaitu Lossless Compression atau Lossy

Compression.

Lossless Compression

Jika telah dilakukan teknik lossles compression pada suatu teks, teks yang asli dapat diperoleh kembali secara tepat dari file hasil dekompresi tersebut (Sayood, 2001). Pengkodean aritmetika merupakan teknik kompresi yang bersifat lossless compression.

Lossy Compression

Lossy Compression mengakibatkan hilangnya  beberapa informasi, dan hasil dekompresi tidak dapat menghasilkan teks yang tepat sama dengan teks asli (Sayood, 2001).

Rasio Kompresi

Rasio Kompresi menunjukkan presentase besarnya kompresi yang dilakukan terhadap file asli. Rasio kompresi diperoleh dari persamaan:Selisih ukuran Rasio kompresi = x 100% (1) file asli

Selisih ukuran = file asli – file kompresi (2) Semakin tinggi rasio kompresi maka ukuran file kompresi yang dihasilkan semakin kecil, yang berarti hasil kompresi semakin bagus.

2. Kompresi Data pada Image

  • GIF

Graphic Interchange Format (GIF) yang dibuat oleh Compuserve pada tahun 1987 untuk menyimpan berbagai gambar dengan format bitmap menjadi sebuah file yang mudah untuk diubah pada jaringan koputer. GIF adalah file format graphic yang paling tua pada Web. GIF mendukung sampai 8 bit pixel , itu berarti maksimum jumlah warnanya 256 warna (28 = 256 warna), 4-pass interlacing, transparency dan mengunakan varian dari algoritma kompresi Lempel-Ziv Welch (LZW).

Format File GIF

Terdapat dua tipe dari GIFs, antara lain:

· GIF87a: support dengan interlacing dan kapasitas dari beberapa file. Tehnik itu dinamakan GIF87 karena pada tahun 1987 standar ini ditemukan dan dijadikan standar.

· GIF89a: adalah kelanjutan dari spesifikasi GIF87a dan penambahan pada transparency, pemberian tulisan dan animasi dari text dan grafik.

  • PNG

Portable Network Graphic (PNG) format di rancang agar menjadi lebih baik dengan format yang terdahulu yaitu GIF adan sudah dilegalkan. PNG di rancang untuk algoritma losslessley untuk menyimpan sebuah bitmap image.PNG mempunyai persamaan fitur dengan GIF salah satunya adalah (multiple images), meningkatkan sesuatu contohnya(interlacing , kompresi) dan penambahan fitur-fitur yang terbaru (gamma storage, full alpha channel, true color support, error detection ). Medukung untuk Web browser dimana dapat dilakukan plug-ins pada web browser.

  • JPEG

Joint Photograpic Experts (JPEG , dibaca jay-peg,[6]) di rancang untuk kompresi beberapa full-color atau gray-scale dari suatu gambar yang asli, seperti pemandangan asli di dunia ini. JPEGs bekerja dengan baik pada continous tone images seperi photographs atau semua perkajaan seni yang mengininkan yang nyata; tetapi tidak terlalu bagus pada ketajaman gambar dan seni pewarnaan seperti penulisan, kartun yang sederhana atau gambar yang mengunakan banyak garis. JPEG sudah mendukung untuk 24-bit color depth atau sama dengan 16,7 juta warna (224 = 16.777.216 warna).progressive JPEGs (p-JPEGs) adalah tipe dari beberapa persen lebih kecil dibandingkan baseline JPEGs: tetapi keuntungan dari JPEG dan tipe-tipenya telihat pada langkah-langkahnya sama seperti iinterlaced GIFs.

  • JPEG 2000

JPEG 2000 adalah tehnik kompresi image yang paling terbaru. Jpeg 2000 merupakan pengembangan dari Jpeg, yang jumlah bit error yang relatif rendah,ratedistorsi, transmisi dan mempunyai kualitas yang baik dibandingkan dengan Jpeg. Jpeg 2000 menerapkan teknik kompresi lossy dan lossless. Dan penggunan ROI coding (Region of interest coding). JPEG 2000 didesain untuk internet , scanning, digital photograpi, remote sensing , medical imegrey, perpustakaan digital dan E-commerce.

Sejak taahun 80-an kita ingat bahwa Internetional Telecomunication Union (ITU) dan International Organization for Standardzation (ISO) telah melakukan kerjasama untuk membuat stadarisasi untuk kompresi grayscale dan dan pewaranan gambar, yang kita kenal dengan nama JPEG ( Joint Photograpic Experts). Dengan sejalan perkembangan teknologi multimedia yang sangat cepat yang memerlukan tehnik kompresi dengan performa yang tinggi, maka pada maret 1997 dibuat suatu proyek standar baru tehnik kompresi untuk gambar, yang dikenal dengan nama JPEG 2000. proyek ini membuat sistem pengkodean baru untuk beberapa jenis gambar yang berbeda-beda ( bi-level, greylevel, Colour, Multi component) dengan perbedaan karakteristik (natural Images, scientific, medical, remote sensing, text, dan sebagainya).

 

 

3. Kompresi Data pada Audio

  • Kompresi audio adalah salah satu bentuk kompresi data yang

bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode

• Lossy format : Vorbis, MP3;

• Loseless format : FLAC; pengguna : audio engineer, audiophiles

Kompresi dilakukan pada saat pembuatan file audio dan pada saat

distribusi file audio tersebut!

Kendala kompresi audio:

• Perkembangan sound recording yang cepat dan beranekaragam

• Nilai dari audio sample berubah dengan cepat

Losless audio codec tidak mempunyai masalah dalam kualitas suara,

penggunaannya dapat difokuskan pada:

• Kecepatan kompresi dan dekompresi

• Derajat kompresi

• Dukungan hardware dan software

Lossy audio codec penggunaannya difokuskan pada:

• Kualitas audio

• Faktor kompresi

• Kecepatan kompresi dan dekompresi

• Inherent latency of algorithm (penting bagi real-time streaming)

• Dukungan hardware dan software

  • Metode Kompresi Audio
  • Metode Transformasi

Menggunakan algoritma seperti MDCT (Modified Discreate Cosine Transform) untuk mengkonversikan gelombang bunyi ke dalam sinyal digital agar tetap dapat didengar oleh manusia (20Hz s/d 20kHz) , yaitu menjadi frekuensi 2 s/d 4kHz dan 96 dB.

  • Metode Waktu

Menggunakan LPC (Linier Predictive Coding) yaitu digunakan untuk speech (pidato), dimana LPC akan menyesuaikan sinyal data pada suara manusia, kemudian mengirimkannya ke pendengar. Jadi seperti layaknya komputer yang berbicara dengan bahasa manusia dengan kecepatan 2,4 kbps

Teknik kompresi audio dengan format MPEG (Moving Picture Expert Group)

  • MPEG-1 menggunakan bandwidth 1,5 Mbits/sec untuk audio dan video, dimana 1,2 Mbits/sec digunakan untuk video sedangkan 0,3 Mbits/sec digunakan untuk audio.Nilai 0,3 Mbits/sec ini lebih kecil dibandingkan dengan bandwidth yang dibutuhkan oleh CD Audio yang tidak terkompres sebesar 44100 samples/sec x 16 bits/sample * 2 channel > 1,4 Mbits/sec yang hanya terdiri dari suara saja.
  • Untuk ratio kompresi 6:1 untuk 16 bit stereo dengan frekuensi 48kHz dan bitrate 256 kbps CBR akan menghasilkan ukuran file terkompresi kira-kira 12.763 KB, sedangkan ukuran file tidak terkompresinya adalah 75.576 KB
  • MPEG-1 audio mendukung frekuensi dari 8kHz, 11kHz, 12kHz, 16kHz, 22kHz, 24 kHz, 32 kHz, 44kHz, dan 48 kHz. Juga mampu bekerja pada mode mono (single audio channel), dual audio channel, stereo, dan joint-stereo

 

 

 

4. Kompresi Data pada Video

Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan, dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital.

Untuk mendigitalkan dan menyimpan klip video full-motion selama 10 menit ke dalam komputer, harus mentransfer data dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat. Untuk mereproduksi satu frame dari komponen video digital 24 bit, diperlukan data komputer hampir 1 MB, video tidak terkonversi dengan layer pernuh selama 30 detik akan memenuhi Harddisk bermuatan gigabyte. Video dengan ukuran penuh dan full-motion memerlukan komputer yang dapat mengirimkan data kurang lebih 30 MB per detik. Kemacetan teknologi yang besar dapat diatasi menggunakan skema konversi video digital atau codec (coder/decoder). Codec adalah algoritma yang digunakan untuk mengkonversi (kode) sebuah video untuk dikirimkan, kemudian didekode secara langsung untuk pemutaran yang cepat. Codec yang berbeda dioptimasi untuk metode pengiriman yang berbeda (misalnya, dari hard drive, CD-ROM, atau melalui Web). Tujuan dari pemampatan/konversi video yakni : minimisasi bit rate dalam penyajian digital sinyal video, memelihara tingkat kualitas sinyal yang dikehendaki, meminimalkan kompleksitas codec (coder dan decoder-penyandi dan pengurai), serta kandungan delay atau penundaan

Dengan kata lain kompresi video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file video. Video kompresi mengacu untuk mengurangi jumlah data yang digunakan untuk mewakili video digital  gambar, dan merupakan kombinasi dari ruang kompresi gambar dan temporal kompresi gerak.

Dalam mengkompresi  data baik audio maupun video terdapat dua jenis kompresi yakni:

  1. Pengkodean Losless

Merupakan proses yang dapat dibolak-balik pemulihan sempurna sebelum dan sesudah memiliki nilai yang sama persis. Dalam menggunakan pengkodean ini biasanya tidak memperdulikan medianya. Pada Entropy coding : data merupakan serangkaian digital sederhana, proses penguraian mengembalikan kembali ke asal secara penuh misalnya RLC, Huffman Codding, Arithmetic Coding.

2.Pengkodean Lossy

Merupakan proses yang tidak dapat dibolak-balik, pemulihannya tidak sesempurna video hasil rekonstruksi secara numerik. Dalam menggunakan pengkodean ini memperdulikan semantik dari data yang bersangkutan. Berikut ini ciri-ciri dari pengkodean lossy adalah:

  • Data tidak berubah atau hilang pada proses kompresi atau dekompresi
  • Membuat satu replika dari objek asli
  • Menghilangkan perulangan karakter
  • Digunakan pada data teks dan image
  • Pada saat dilakukan dekompres, perulangan karakter diinstal kembali

Video memiliki 3 dimensi yakni 2 dimensi spatial (horisontal dan vertikal) dan 1 dimensi waktu.Di dalam video terdapat 2 hal yang dapat dikompresi yaitu frame (still image) dan audionya. Data video memiliki:

  1. redundancy spatial (warna dalam still image)

Penghilangan redundancy spatial (spatial / intraframe compression) dilakukan dengan mengambil keuntungan dari fakta bahwa mata manusia tidak terlalu dapat membedakan warna dibandingkan dengan brightness, sehingga image dalam video bisa dikompresi (teknik ini sama dengan teknik kompresi lossy color reduction pada image).

2.  redundancy temporal (perubahan antar frame)

Penghilangan redundancy temporal (temporal / interframe compression) dilakukan dengan mengirimkan dan mengenkode frame yang berubah saja sedangkan data yang sama masih disimpan.

Teknik  Video Coding

- H.261 dan H.263

  • Dirancang untuk video conferencing, aplikasi video telepon menggunakan jaringan telepon ISDN
  • Kecepatan bitrate antara p x 64 Kbps. Dimana p adalah frame rate (antara 1 sampai 30)
  • Mempunyai 2 tipe frame yaitu: Intra-frame (I-frame) dan Interfame (P frame)
    1. I-frame digunakan untuk mengakses banyak pixel
    2. P-frame digunakan sebagai “pseudo-differences“ dari frame yang sebelumnya ke frame sesudahnya, dimana antar frame terhubung satu sama lain.

-MPEG audio-video

  • standar audio video transmission
  • MPEG bertujuan membuat kualitas VHS pada VCD dengan ukuran 352 x 240 ditambah kualitas audio seperti CD Audio dengan kebutuhan bandwidth hanya 1,5 Mbits/sec.
  • Perbandingan MPEG

Perbandingan MPEG

MPEG-1

Bertujuan membuat kualitas VHS pada VCD dengan ukuran 352 x 240 ditambah kualitas audio seperti CD Audio dengan kebutuhan bandwidth hanya 1,5 Mbits/sec. Komponen penting yakni audio, video, dan sistem pengontrol stream video.

  • MPEG menambahkan frame dalam makroblok seperti pada H.261/H.263 yang bernama B-frame (bidirectional frame).

MPEG-2

  • Video Sequence  -> diawali dengan sequence header, berisi satu group gambar atau lebih, diakhiri dengan kode end-of-sequence
  • GOP (Group of Pictures) -> sebuah header dan rangkaian satu gambar atau lebih
  • Picture ->  primary coding unit dari video sequence. Merepresentasikan nilai luminance (Y) dan 2 chrominance (Cb dan Cr)
  • Slice -> satu atau lebih macroblock. Urutannya dari kiri-kanan, atas-bawah. Penting untuk error handling. Bila terjadi error maka akan di-skip ke slice berikutnya.

MPEG-4

  • Untuk komunikasi bitrate yang sangat rendah (4,8 sampai 64 Kb/sec) : video dengan bit rate 5 Kb/s s.d 10 Mb/s dan audio dengan bit rate 2 Kb/s s.d 64 Kb/s
  • Sangat baik untuk audio/video dalam jaringan (streaming)
  • Mendukung digital rights management

- AAC (Advanced Audio Coding)

  • Pilihan untuk audio codec internet, wireless, dan digital broadcast
  • Mendukung audio encoding dengan kompresi lebih efisien dibandingkan MP3, dan mempunyai kualitas hampir setara CD Audio
  • Audio codec : QuickTime, iTunes, iPod

 

Kelebihan dari Kompresi Data
•  Kualitas data hasil enkoding: ukuran lebih kecil, data tidak rusak untuk kompresi lossy
• Kecepatan, ratio, dan efisiensi proses kompresi dan dekompresi
• Ketepatan proses dekompresi data: data hasil dekompresi tetap sama dengan data sebelum dikompres (kompresi loseless)

Kekurangan dari Kompresi Data

• pertama, fakta bahwa aliran data masukan harus dibaca dua kali.

• Kedua adanya penambahan header fileyang berisi informasi statistik seluruh simbol yang muncul. Hal ini akan sangat tidak efektif  untuk kompresi aliran masukan dimana simbol yang muncul ternyata menyebar, apalagi untuk orde tinggi.

 

 

Print Friendly

Kuis 1 Pengantar Multimedia

March 16, 2012 in Uncategorized

Soal:

  1. Berapakah ukuran file yang akan dihasilkan jika anda merekam audio dengan menggunakan resolusi 16-bit stereo, dengan sampling rate 22.05 KHz, selama 5 menit ?
  2. Jelaskan apa  yang dimaksud dengan MIDI? Apa keuntungan penyimpanan data audio dalam bentuk MIDI?
  3. Jelaskan apa perbedaan antara tipe bitmap image dan vector image? Sertakan contoh gambar pada jawaban anda.
  4. Secara garis besar, image dapat dibagi menjadi monochrome,  gray-scale,  8-bit,  dan 24-bit Color Image.  Jelaskan maksud masing-masing image tersebut dan sertakan contoh gambarnya.
  5. Apa perbedaan antara color-depth dan resolution pada image ?
  6. Misalkan akan dibuat image dengan colour depth 24 Bit, dengan resolusi 800×600, hitunglah berapa kira-kira ukuran file yang akan dihasilkan oleh image tersebut.
  7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan anti-aliasing pada image?
  8. Jelaskan model warna yang digunakan pada peralatan printer.
  9. Jelaskan perbedaan antara model  warna RGB, HSV dan HSL.
  10. Sebutkan fitur pada software yang biasanya menggunakan model warna HSV dan HSL.

 

Jawaban :

 

1. Ukuran audio yang akan dihasilkan dengan menggunakan resolusi 16-bit stereo, dengan sampling rate 22.05 KHz, selama 5 menit adalah 26,25MB

2.  MIDI singkatan dari Musical Instrument Digital Interface, yaitu file suara yang hanya
terdiri dari bunyi alat musik. Format audio yang satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau piranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari semua analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

 

3. Bitmap image adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.sedangkan

Contoh dari bitmap image

 

Vektor image adalah gambar digital yang berbasiskan persamaan matematis. Gambar Vektor terdiri dari penggabungan koordinat-koordinat titik menjadi garis atau kurva untuk kemudian menjadi sebuah objek, sehingga gambar tidak menjadi pecah walaupun diperbesar atau diperkecil. Gambar vektor umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil bila dibandingkan dengan gambar bitmap. Beberapa format gambar vektor di antaranya: SVGEPS, dan CDR .,

 

Contoh dari vector image

 

 

 

4. Terdapat 4 bagian image yaitu :

  • Monochrome Image merupakan sebuah citra yang hanya terdiri dari warna hitam dan putih yang diwakili oleh bit 0 dan 1.

 

Contoh gambar

 

 

 

  • Gray-scale Image merupakan sebuah citra yang hanya terdiri dari warna abu-abu yang memiliki tingkat keabuan (gray scale) yang berbeda-beda.

 

 

 

Contoh gambar

 

 

  • 8-bit warna grafis adalah metode penyimpanan informasi gambar dalam memori komputer atau di file gambar, sehinggasetiap pixel diwakili oleh satu 8-bit byte. Jumlah maksimumwarna yang dapat ditampilkan pada satu waktu adalah 256.

 

Contoh gambar

 

  • 24 bit image

Setiap pixel diwakili oleh tiga byte (misalnya RGB)
Mendukung 256 x 256 x 256 warna dikombinasikan mungkin (16.777.216)
Sebuah 640 x 480 24-bit warna gambar akan membutuhkan921,6 KB dari penyimpanan
Kebanyakan gambar 24-bit adalah 32-bit gambar, bytetambahan data untuk setiap pixel digunakan untuk menyimpannilai alpha yang mewakili informasi efek khusus

 

Contoh gambar

 

5. Perbedaan color depth dan resolution

  • Color-depthadalah jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan sebuah warna dalam sebuah pixel.

 

Contoh gambar

 

 

 

  • Resolution adalah jumlah pixel yang terdapat pada sebuah Image.

 

6.      Image dengan color depth 24 bit dan resolusi 800×600.

Maka ukuran file yang akan dihasilkan kurang lebih :

Ukuran File = 800 x 600 x (24/8) = 1.440.000 Byte = 1,44 MB

 

7.      Anti-aliasing adalah sebuah teknik memperhalus garis-garis miring dan melengkung pada sebuah Image yang ditampilkan di layar monitor.

 

8.      Model warna yang digunakan pada peralatan printer adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, and Key). CMYK ini juga sering disebut sebagai warna proses atau empat warna. Warna CMYK ini umum dipergunakan dalam pencetakan berwarna.

 

9.      RGB adalah warna aditif model di mana merah,hijau, dan biru yang ditambahkan bersama-sama dalam berbagai cara untuk mereproduksi array yang luas dari warna.Nama model berasal dari inisial dari tiga warna primer aditif, merah, hijau, dan biru.
Tujuan utama dari model warna RGB adalah untuk sensing,representasi, dan menampilkan gambar dalam sistem elektronik,seperti televisi dan komputer, meskipun juga telah digunakandalam fotografi konvensional. Sebelum usia elektronik, modelwarna RGB sudah memiliki teori yang solid di belakangnya, yang berbasis di persepsi manusia warna.
RGB adalah perangkat-tergantung model warna: mendeteksiperangkat yang berbeda atau mereproduksi nilai RGB tertentuberbeda, karena unsur-unsur warna (seperti fosfor atau pewarna)dan tanggapan mereka terhadap tingkat R, G, dan B individu bervariasi dari produsen ke produsen, atau bahkan pada perangkat yang sama dari waktu ke waktu. Jadi sebuah nilai RGB tidak mendefinisikan warna yang sama di seluruh perangkat tanpa semacam manajemen warna.
Khas RGB perangkat input adalah TV berwarna dan kamera video, scanner gambar, dan kamera digital. Khas RGBperangkat output adalah TV set dari berbagai teknologi (CRT, LCD, plasma, dll), komputer dan menampilkan ponsel, proyektor video, LED multiwarna display, dan layar besar sepertiJumboTron, dll Warna printer, di sisi lain ,bukan perangkat RGB,tapi warna subtraktif perangkat (biasanya model warna CMYK).
Artikel ini membahas konsep-konsep umum untuk semua ruang warna yang berbeda yang menggunakan model warna RGB, yang digunakan dalam satu atau lain implementasi dalam warnagambar yang memproduksi teknologi.HSV dan HSL menyusun kembali bentuk RGB agar lebih intuitif. Model pewarnaan HSV dan HSL dapat mengatur intensitas dan tingkat kecerahan warna.

 

10.    Color Selections adalah fitur pada software yang biasanya menggunakan model warna HSV dan HSL

 


Print Friendly

Hello world!

March 16, 2012 in Uncategorized

Welcome to Blog Universitas Widyatama Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Print Friendly